Social Network

Wisata Situbondo Oke!

Situbondo terletak di daerah pesisir utara dari pulau Jawa, wilayahnya yang dikelilingi oleh deretan perkebunan tebu, tem-bakau, hutan lindung Baluran dan juga lokasi usaha perikanan membuat Situbondo terkenal sebagai salah satu tempat wisata agro di Jawa Timur. Dengan letaknya yang cukup strategis, tepatnya berada di tengah jalur transportasi darat jalur Jawa-Bali, membuat kegiatan perekonomian penduduknya tampak aktif. Situbondo mempunyai sebuah pelabuhan bernama Panarukan yang populer sebagai ujung timur dari jalur Jalan Raya Pos Anyer - Panarukan di pulau Jawa yang dulu dibangun oleh Daendels pada masa kolonial Belanda. Berikut 9 tempat wisata paling menarik di Situbondo Jawa Timur.

1. Pantai Pathek Situbondo

Pantai Pathek merupakan salah satu pantai yang dapat dikunjungi saat Anda berwisata di Kabupaten Situbondo. Letaknya sekitar 5 Km ke arah sebelah utara kota Situbondo. Pantai Pathek merupakan sebuah pantai yang masih cukup alami dan tidak terlalu ramai oleh wisatawan.

Pantai Pathek ini menawarkan keindahan alam yang eksotis dan cukup asri. Pesona sunset dan obyek bawah lautnya menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang senang dengan wisata laut. Jika langit tidak sedang mendung, Anda bisa menyaksikan indahnya sunset di tempat ini.

Di jalan sebelah sisi barat dari lokasi Pantai Pathek, Anda bisa melihat sebuah saksi sejarah berupa jalan Anyer - Panarukan, yang telah dibangun pada zaman Belanda dulu. Lokasi Pantai Pathek tepatnya berada di desa Gelung, wilayah kecamatan Panarukan - Situbondo.

2. Pantai Pasir Putih Situbondo

Pantai Pasir Putih ini adalah pantai yang sangat populer di Jawa Timur dan letaknya berada di kecamatan Bungatan, tempat ini dapat ditempuh dalam waktu 5 jam perjalanan dari Kota Surabaya. Karena letaknya yang cukup strategis , yaitu berada di pinggiran jalan utama penghubung Surabaya – Banyuwangi, membuat para wisatawan yang akan bepergian menuju ke Bali melalui jalur darat ataupun yang menuju ke arah Gunung Bromo dari Kota Banyuwangi dapat singgah dulu untuk mengunjungi lokasi pantai Pasir putih ini.

Di obyek wisata Pantai Pasir Putih ini, para pengunjung dapat menikmati suasana pantai yang bisanya ramai dikunjungi para wisatawan di setiap hari libur dan juga akhir pekan, selain itu pantai pasir putih ini dapat digunakan untuk kegiatan menyelam dan juga berperahu karena mempunyai ombak yang cukup tenang dan mempunyai terumbu karang yang cukup bagus untuk diselami.

3. Taman Nasional Baluran Situbondo

Taman Nasional Baluran ini tepatnya terletak di wilayah Banyuputih - Situbondo, yaitu di arah sebelah utara Banyuwangi. Taman nasional yang satu ini merupakan perwakilan dari ekosistem hutan di wilayah Pulau Jawa yang daerahnya cenderung kering, seperti daerah savana, hutan mangrove, hutan musim dan hutan pantai serta hutan rawa.

Nama Baluran sendiri diambil dari nama gunung yang berada di wilayah ini yaitu gunung Baluran. Taman Nasional ini mempunyai sekitar 444 macam tumbuhan dan di antaranya adalah tumbuhan asli yang cukup khas dan dapat beradaptasi dalam kondisi alam yang sangat kering. Sedangkan untuk satwanya, disini terdapat 26 jenis satwa, diantaranya ada banteng yang merupakan binatang ikon dari taman nasional ini, ada kerbau liar, ada kijang, rusa, macan tutul, kancil dan juga kucing bakau. Selain itu, terdapat sekitar 155 spesies burung yang tinggal di wilayah ini.

Taman Nasional Baluran mempunyai beberapa pos pengamatan yang dapat dikunjungi dan mempunyai keistimewaan sebagai sub obyek wisata di kawasan Baluran. Misalnya seperti Batangan, di sini ada goa yang menjadi peninggalan dari masa kolonial Jepang, ada makam putri Maulana Malik Ibrahim dan para pengunjung juga dapat melihat atraksi tarian burung merak ketika musim kawin.

4. Pantai Bama, Balanan Dan Bilik Situbondo

Bama, Balanan dan juga Bilik merupakan beberapa pantai yang terdapat di sekitar wilayah taman nasional dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan memancing, snorkling ataupun sekedar melihat perke-lahian rusa jantan atau juga kawanan kera berwarna abu-abu saat memancing kepiting jika laut surut. Sebuah fenomena alam unik yang tidak setiap hari dapat kita saksikan.

5. Gunung Argopuro Dan Puncak Rengganis Situbondo

Gunung Argopura adalah bekas gunung berapi aktif yang berlokasi di Situbondo dan mempunyai ketinggian sekitar 3.088 meter yang merupakan bagian tak tepisahkan dari pegunungan Iyang.

Gunung Argopuro mempunyai beberapa puncak, salah satunya bernama puncak Rengganis. Selain memiliki daya tarik seperti halnya daerah puncak gunung, di puncak Rengganis juga terdapat sebuah situs peninggalan zaman purbakala dulu yang berupa teras berundak dan terdiri dari 3 area komplek dengan 5 buah bekas bangunan yang terdapat di dalamanya. Reruntuhan bersejarah tersebut dipercaya sebagai reruntuhan dari kerajaan Dewi Rengganis.

6. Padang Rumput Sikasur Situbondo

Sikasur merupakan sebuah hamparan luas padang rumput yang hijau dan asri. Padang rumput Sikasur sendiri terletak di sebuah daerah antara Gunung Hyan atau lebih yang dikenal dengan Argopuro dan juga Puncak Rengganis, lokasinya berada di desa Baderan, wilayah kecamatan Sumber malang, jaraknya sekitar 18 km arah sebelah selatan dari Besuki. Ketika mengunjungi padang rumput Sikasur ini, Anda akan menemukan sebuah danau bernama Sitanjung yang akan memberi Anda suasana eksotis padang rumput ini secara lebih nyata.

7. Pantai Banongan Situbondo

Pantai Banongan merupakan salah satu pantai di daerah Situbondo yang menawarkan pada wisatawan akan keaslian suasana pantai dengan udara laut yang segar. Di daerah sekitar pantai ada deretan pohon kelapa milik pemerintah kabupaten Situbondo yang merupakan perkebunan kelapa miliki negara.

Hadirnya deretan pohon kelapa dapat menambah susanan sejuk dan asri di sekitar pantai Banongan, ditambah lagi dengan birunya laut dan juga segarnya udara pantai, tentu akan menambah daya tarik tersendiri ketika mengunjungi pantai yang satu ini. Para pengunjung juga bisa menikmati panorama laut dengan cara melakukan beberapa kegiatan di pinggir pantai, misalnya seperti bermain kano, bisa berenang juga, berjemur dll.

8. Air Terjun Setancak Situbondo

Nama Air Terjun Setancak sendiri diambil dari nama daerah setempat yaitu wilayah ‘Tancak’, Dalam bahasa Madura, satancak sendiri berarti air yang memancar. Hal ini dapat menggambarkan asal mula terbentuknya air terjun Setancak yang secara tiba-tiba keluar dari dalam tanah.

Air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 8 meter dan lebarnya mencapai 10 meter. Selain dapat menikmati pemandangan air terjun, di objek wisata ini para pengunjung akan disuguhi dengan berbagai pemandangan menarik lainnya, misalnya populasi burung Walet yang bersarang disamping air terjun. Air terjun Setancak ini adalah tempat pemandian bagi burung-burung walet. Kejadian menarik seperti ini bisa disaksikan pada sekitar jam 6 pagi dan juga pada sekitar jam 5 sore.

9. Perkebunan Kopi Kayumas Situbondo

Perkebunan kopi Kayumas ini terletak di wilayah kecamatan Arjasa, jaraknya sekitar 47 Km dari pusat kota Situbondo dan letaknya pada ketinggian 760 – 1550 M dpl. Awal mulanya pada sekitar tahun 1886, perkebunan kopi ini merupakan perkebunan kopi arabika dan juga beberapa tanaman kina yang bernama NV Mijt dan kemudian berubah menjadi Van Landem Kayumas sampai tahun 1957. Kemudian pada tahun 1958, perkebunan kopi ini di nasionalisasi menjadi Pusat Perkebunan Negara Baru.

Saat ini, Perkebunan Kopi Kayumas ini berada di bawah pengelolaan PTPN XII yang telah berjalan sejak tahun 1996 dengan memakai merek dagang bernama Java Coffee Kayumas. Selain menjadi penyumbang bagi komoditas kopi arabika, perkebunan kopi ini juga sedang gencar dalam mengembangkan kopi luwak sebagai salah satu produk unggulan mereka.

Disarikan dari: tempatwisatamu.com